Selasa, 01 Desember 2015

Taat vs keinginan Instan

Anak-anakku manusia cendrung ingin serba instan.
Ia ingin segra melihat hasilnya.keterlambatan atas kinerja berarti kemunduran.
Nihilnya kerja berarti hasil kerugian.
Dalam khasanah amal shalih tidak dikenal istilah instan. Allah memiliki istilah tersendiri.
Allah mempunyai pola kerja sendiri.
Hamba tidak bisa menduga apalagi mendikte.
Hasil kerja dunia bisa dinilai dengan matematika dunia.
sementara amal shalih versus ridho-Nya itu rahasia langit.
Bagaimana jika setiap kerja diniatkan amal shalih?.
Disitulah nilai penghambaan mulai teruji .
jika hasil kerja sesuai keinginannya dan ia tetap mengedepankan Allah, dialah hambaba.
sebaliknya jika ia kecewa atas hasil dan menuding dirinya sebagai penyebab, itulah Hamba.

2 komentar: